Memasang Fitting Push-In Pneumatik: Spesifikasi, Langkah, dan Kesalahan Umum
Diterbitkan:
Fitting push-in populer karena menghilangkan brazing, flaring, dan kunci pas pada jalur udara mesin. Tetap saja ada batas operasi dan cara pemasangan yang benar.
Batas operasi
| Tekanan kerja maks | 1.0 MPa (10.2 kgf/cm²) seri standar |
|---|---|
| Vacuum | Batas ~10 Torr (−13 kPa) |
| Selang | Nylon (PA) atau polyurethane (PU) |
| Media | Udara termampatkan, air |
| Body | Kuningan, stainless, plastik teknik; seal karet tahan penuaan |
Prosedur pemasangan
- Potong selang tegak lurus dengan alat potong selang — potongan miring adalah penyebab utama bocor lambat.
- Periksa 20 mm luar selang bebas goresan; O-ring menyegel di permukaan ini.
- Dorong selang lurus sampai dasar fitting, lalu tarik sedikit untuk memastikan collet menggigit.
- Kencangkan stud: tangan + sekitar ¼ putaran untuk ulir berlapis PTFE; ulir G memakai bonded washer atau O-ring.
- Melepas: pastikan tekanan nol, dorong release ring ke arah body, lalu tarik selang.
Kesalahan umum
- Memakai ulang ujung selang yang sudah miring atau tergores tang.
- Menambah seal tape ke ulir berlapis PTFE atau ulir O-ring — serpihan masuk ke collet.
- Mengabaikan toleransi OD selang.
- Menggunakan fitting biasa sebagai quick coupling pembuang tekanan.
AFD Pneumatic menyediakan fitting push-in kuningan dan stainless dari stud M5 sampai 1/2 inci dengan selang PA/PU — minta tabel ukuran untuk desain Anda.